
Ketika Kebaikan Dimulai dari Cara Kita Memandang Orang Lain
Ungkapan ini mengandung nasihat yang sangat dalam. Ia tidak sekadar mengajarkan kita untuk berpikir positif terhadap orang lain, tetapi mengajak kita memperbaiki sesuatu yang sering

Ungkapan ini mengandung nasihat yang sangat dalam. Ia tidak sekadar mengajarkan kita untuk berpikir positif terhadap orang lain, tetapi mengajak kita memperbaiki sesuatu yang sering

Di antara nasihat yang sangat singkat namun memiliki makna yang amat mendalam adalah perkataan ulama besar Suriah, Ali Ath-Thantawi: إِذَا أَرَدْتَ أَنْ لَا تَنْدَمَ عَلَى

Pendahuluan: Al-Qur’an dan Kisah yang Paling Baik www.ibumengaji.com Allah menyebut kisah Nabi Yusuf عليه السلام sebagai ahsanal-qashash, kisah yang paling baik. Allah berfirman, “Kami menceritakan

www.ibumengaji.com Perkataan yang indah ini dinisbatkan kepada Ibnu Abi Zaid al-Qairuwani رحمه الله, seorang imam besar mazhab Maliki yang hidup di Qairawan, Afrika Utara. Beliau

www.ibumengaji.com Kisah Nabi Musa dan Khidhir dalam Surat Al-Kahfi bukan hanya berbicara tentang perjalanan mencari ilmu. Kisah ini juga mengajarkan bagaimana seorang manusia berilmu harus

www.ibumengaji.com Di antara tokoh besar dalam sejarah Islam yang meninggalkan jejak peradaban yang kuat adalah Khalifah Abdul Malik bin Marwan. Beliau merupakan khalifah kelima dari

www.ibumengaji.com Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan penuh perbedaan, sikap saling menghormati menjadi salah satu akhlak yang paling dibutuhkan. Banyak orang mengira bahwa menghormati

www.ibumengaji.com Ibadah kurban merupakan salah satu syariat yang memiliki sejarah sangat panjang dalam perjalanan umat manusia. Kurban bukanlah ibadah yang baru muncul pada masa Nabi

www.ibumengaji.com Di dalam kehidupan, hampir semua orang ingin menjadi besar: memiliki kedudukan yang tinggi, pengaruh yang luas, kekuatan, harta, atau penghormatan dari banyak orang. Namun

www.ibumengaji.com Imam Ibnu Abi Zaid al-Qairuwani rahimahullah (310–386 H) adalah salah satu ulama besar dalam mazhab Maliki yang berasal dari Qairawan (Tunisia). Beliau dikenal sebagai
Yayasan Ibu Indonesia Mengaji
Jl. KH Mas Mansyur No.122 RT 03 Bejen Bantul.
Yogyakarta 55711
Telp/WA: 083145300818 / 081578818226
Email: yayasanibuindonesiamengaji@gmail.com
Dana yang didonasikan melalui Yayasan Ibu Indonesia Mengaji bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme maupun tindak kejahatan lainnya. Salurkan donasi Anda untuk mendukung kegiatan Yayasan melalui Rekening BSI a/n Yayasan Ibu Indonesia Mengaji Nomor: 7116887767