Tiga Perkara yang Dibenci Allah: Menjaga Lisan, Harta, dan Pertanyaan

www.ibumengaji.com Imam al-Bukhari adalah salah satu ulama hadis terbesar dalam sejarah Islam. Nama lengkap beliau adalah Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il al-Bukhari, lahir di Bukhara pada tahun 194 H dan wafat pada 256 H. Sejak usia muda, beliau dikenal memiliki kecerdasan, hafalan, dan ketekunan yang luar biasa dalam mempelajari hadis. Beliau melakukan perjalanan ilmiah ke […]
10 Keteladanan dari Perjalanan Kehidupan Rasulullah ﷺ

www.ibumengaji.com Mengenal Rasulullah ﷺ tidak cukup hanya dengan mengetahui nama, nasab, tempat kelahiran, atau rangkaian perjalanan dakwah beliau. Makrifaturrasul menuntut sesuatu yang lebih dalam: mengenal pribadi beliau, memahami perjuangannya, mencintainya, kemudian menjadikan kehidupannya sebagai pedoman. Allah berfirman: لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ “Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang […]
Hati yang Selamat: Bekal Menghadap Allah

www.ibumengaji.com Setiap manusia tentu menginginkan kehidupan yang baik. Kita berusaha mengumpulkan harta, membangun keluarga, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan masa depan. Semua itu penting. Namun, Al-Qur’an mengingatkan bahwa ada satu bekal yang jauh lebih menentukan ketika manusia menghadap Allah, yaitu qalbun salim, hati yang selamat. Allah berfirman dalam QS. Asy-Syu‘ara [26]: 88–89: يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ […]
Jagalah lisanmu, insyaallah selamat saat kematian & saat bertemu dengan-Nya

www.ibumengaji.com Ungkapan yang dinukil dari Imam Ibnul Jauzi رحمه الله dalam Bahrud Dumu‘ dapat ditulis dengan harakat sebagai berikut: فَمَنْ حَفِظَ لِسَانَهُ لِأَجْلِ اللَّهِ تَعَالَى فِي الدُّنْيَا، أَطْلَقَ اللَّهُ لِسَانَهُ بِالشَّهَادَةِ عِنْدَ الْمَوْتِ وَلِقَاءِ اللَّهِ تَعَالَى. Artinya: “Barang siapa menjaga lisannya karena Allah Ta‘ala di dunia, Allah akan melancarkan lisannya untuk mengucapkan syahadat ketika kematian […]
Menularkan Energi Positif: Menjadi Sumber Kebaikan bagi Orang Lain

Energi yang Kita Bawa Memengaruhi Orang Lain www.ibumengaji.com Setiap orang membawa sesuatu ketika hadir di tengah orang lain. Bukan hanya penampilan dan kata-kata, tetapi juga suasana, sikap, dan energi yang terpancar dari dirinya. Kita tentu pernah bertemu seseorang yang baru beberapa menit berbicara dengannya, tetapi sudah membuat suasana terasa nyaman. Ada pula orang yang kehadirannya […]
Adab Ketika Dipuji: Menjadi Lebih Baik daripada Apa yang Mereka Katakan

Ada nasihat yang sangat indah tentang bagaimana seorang Muslim menyikapi pujian. Ketika seseorang memuji kita di hadapan kita, dianjurkan untuk berdoa: فإذا أثنى عليك شخص في وجهك فقل: اللهم اجعلني خيرًا مما يقولون، واغفر لي ما لا يعلمون، ولا تؤاخذني بما يقولون “Jika seseorang memujimu di hadapanmu, maka ucapkanlah: Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik […]
Kedermawanan yang Paling Buruk: Ketika Pahala Diberikan kepada Orang Lain

www.ibumengaji.com Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله memberikan sebuah ungkapan yang sangat dalam tentang bahaya lisan. Beliau berkata: أَسْوَأُ أَنْوَاعِ الْكَرَمِ هُوَ كَرَمُكَ فِي إِهْدَاءِ حَسَنَاتِكَ لِلْآخَرِينَ، غِيبَةً، وَنَمِيمَةً، وَبُهْتَانًا، وَسَبًّا، وَشَتْمًا. Artinya: “Kedermawanan yang paling buruk adalah kedermawananmu dalam menghadiahkan pahala-pahalamu kepada orang lain, melalui ghibah, namimah, kebohongan/fitnah, mencela dan mencaci.” Ungkapan ini dinisbatkan […]
Jangan Berlarut-larut dalam Kesedihan: Hikmah Al-Qur’an dan Sunnah agar Hati Tetap Tenang

www.ibumengaji.com Kesedihan merupakan bagian dari kehidupan setiap manusia. Kehilangan orang yang dicintai, kegagalan, musibah, atau harapan yang tidak terwujud dapat membuat hati diliputi duka. Islam tidak menafikan bahwa kesedihan adalah fitrah. Bahkan Rasulullah ﷺ pernah menangis ketika putranya, Ibrahim, wafat. Beliau bersabda, “Sesungguhnya mata ini meneteskan air mata, hati pun bersedih, namun kami tidak mengucapkan […]
Ketika mengucapkan astaghfirullah: memohon agar dosa ditutupi dan diampuni

www.ibumengaji.com Ketika seseorang mengucapkan “أَسْتَغْفِرُ اللهَ” (Astaghfirullah), sesungguhnya ia sedang memohon sesuatu yang sangat besar kepada Allah. Istighfar bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi sebuah pengakuan bahwa manusia memiliki kesalahan dan sangat membutuhkan ampunan Allah. Ungkapan yang dinisbatkan kepada penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih رحمه الله تعالى tersebut dapat ditulis dengan harakat sebagai berikut: عِنْدَمَا […]
Ketika Kebaikan Dimulai dari Cara Kita Memandang Orang Lain

Ungkapan ini mengandung nasihat yang sangat dalam. Ia tidak sekadar mengajarkan kita untuk berpikir positif terhadap orang lain, tetapi mengajak kita memperbaiki sesuatu yang sering luput dari perhatian: cara hati memandang manusia. Sebab, banyak persoalan dalam kehidupan bermula bukan dari apa yang dilakukan seseorang, melainkan dari bagaimana kita menafsirkan apa yang dilakukannya. مَنْ أَرَادَ أَنْ […]