Yayasan Ibu Mengaji Indonesia

Meninggalkan yang Tidak Bermanfaat

www.ibumengaji.com Hadits  riwayat Abu Hurairah ini merupakan prinsip umum dalam ajaran Islam yang menekankan pentingnya seseorang berfokus pada hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhiratnya, serta menjauhi hal-hal yang tidak berguna atau sia-sia. Beliau adalah Perawi Hadits Terbanyak – Abu Hurairah meriwayatkan sekitar 5.374 hadits, menjadikannya sahabat dengan jumlah riwayat terbanyak. Ini karena beliau sering bersama Rasulullah ﷺ dan memiliki ingatan yang sangat kuat.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ
(رواه الترمذي)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda,  “Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi).

Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat berarti:

  1. Menghindari perbuatan, ucapan, atau pikiran yang tidak membawa manfaat di dunia maupun akhirat.
  2. Memanfaatkan waktu dan energi untuk hal-hal yang lebih produktif, seperti ibadah, ilmu, amal, dan kebaikan sosial.
  3. Menjaga lisan dari pembicaraan yang tidak perlu atau berbahaya, seperti ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), atau perdebatan yang sia-sia.
  4. Menyaring aktivitas sehari-hari agar lebih bernilai dan tidak membuang waktu untuk sesuatu yang tidak berfaedah.

10 Hal yang Tidak Bermanfaat dalam Kehidupan Seorang Muslim

  1. Ghibah (Menggunjing) – Membicarakan keburukan orang lain tanpa manfaat apa pun.
  2. Namimah (Adu Domba) – Menyebarkan berita yang memicu permusuhan di antara sesama.
  3. Berlebihan dalam Hiburan – Terlalu banyak menonton film, bermain game, atau hiburan yang melalaikan ibadah.
  4. Debat Kusir – Perdebatan tanpa tujuan yang hanya memperkeruh suasana tanpa hasil yang baik.
  5. Scrolling Media Sosial Berlebihan – Menghabiskan waktu berjam-jam tanpa manfaat di media sosial.
  6. Menunda Pekerjaan (Prokrastinasi) – Menunda tugas-tugas penting hingga menumpuk dan merugikan diri sendiri.
  7. Mengikuti Tren yang Tidak Bermakna – Terlalu sibuk dengan gaya hidup atau mode yang tidak membawa kebaikan.
  8. Berbicara Tanpa Ilmu – Mengomentari sesuatu yang tidak diketahui kebenarannya, termasuk menyebarkan hoaks.
  9. Menghabiskan Waktu dengan Orang yang Tidak Memberikan Kebaikan – Bergaul dengan teman yang hanya membawa pengaruh buruk.
  10. Mengurusi Urusan Orang Lain yang Tidak Perlu – Terlalu sibuk dengan kehidupan orang lain tanpa alasan yang jelas, seperti kepo atau ikut campur dalam masalah pribadi orang lain.

Hadits ini mengajarkan bahwa seorang Muslim yang baik harus fokus pada hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, serta menjauhi segala hal yang tidak memiliki nilai positif.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments